Jumat, 06 Juli 2012

Hilangnya David Lang yg hilang ditengah Ladang?

David Lang seorang petani yang berkecukupan, ia sedang berjalan-jalan melintasi sebidang tanah lapang di depan rumahnya di dekat Gallatin, Tennessee. Anak-anaknya, George yang berumur 8 tahun dan Sarah, yang berumur 11 tahun, sedang bermain-main di depan rumah. Istrinya, Emma baru saja ke luar dari rumah untuk menyambut hakim August Peck dan ipar laki-lakinya.

Tak lama kemudian mereka datang dengan kereta kuda. David tersenyum melambaikan tangannya ke arah para tamu dan mulai berjalan ke arah mereka. Nyonya Lang pun turun dari kereta kuda dan berjalan ke arah suaminya di area pertanian itu.

http://www.grantchronicles.com/cropcir.jpgDavid Lang berjalan dua belas langkah dan kemudian, jeritan Nyonya Lang yang ketakutan memecah suasana tenang pada sore hari tersebut. David Lang tiba-tiba menghilang begitu saja dari pandangan. Hakim Peck segera menjatuhkan tali kendali kereta kuda, kemudian ia dan iparnya segera berlari mengikuti Nyonya Lang dan anak-anaknya, yang berada di tempat David Lang menghilang.



Tak nampak tanda-tanda dari petani itu, hanya tersisa jejak kaki beberapa langkah sebelum ia menghilang.
David Lang benar-benar menghilang di depan lima orang saksi mata. Tatapan bingung menyelimuti mereka berlima. Istrinya segera berlutut dan dengan gemas memukul-mukul tanah. Hakim Peck menenangkan Nyonya Lang dan mereka pun berpencar untuk memeriksa lapangan rumput tersebut. Tetapi, pemeriksaan itu sia-sia, mereka tidak menemukan tanda-tanda dari orang yang mereka cari. Pada hari itu juga Hakim Peck segera melaporkan kejadian itu pada pemerintahan setempat. Pagi berikutnya, juru ukur tanah dan orang-orang dari pemerintahan setempat datang dan memeriksa daerah tempat David Lang menghilang. Ia mengatakan, bahwa dibawahnya terdapat lapisan batu kapur yang tebal. Di dalamnya tak ada lubang ataupun gua, mustahil jika David Lang tiba-tiba ada di dalam tanah.

Saat itu Nyonya Lang telah kehilangan semangat hidupnya. Sementara pencarian terus dilakukan. Nyonya Lang menolak setiap usul untuk mengadakan upacara penguburan. Upacara peringatan pun tidak disetujuinya. Ia hanya minta agar semua berdoa agar David Lang dapat kembali.

Peristiwa yang mengejutkan itu mempengaruhi anak-anak Lang secara mendalam, khususnya Sarah. Ia telah berubah menjadi anak yang pemalu dan selalu ingin menyendiri dan pergi ke tempat ayahnya menghilang. Berjam-jam lamanya ia tenggelam dalam lamunannya.
Pada suatu sore bulan April 1881, Sarah berlari-lari sambil menangis tersedu-sedu masuk ke dalam rumahnya. ia mengatakan bahwa di sekeliling tempat ayahnya menghilang terdapat sebuah lingkaran, anak itu juga mengatakan bahwa ia dengan jelas mendengar ayahnya dengan suara yang mengiba-iba memohon pertolongan, tetapi suara itu kemudian menghilang dan tak dapat didengar.
Hal itu membuat Nyonya Lang melarang anak-anaknya untuk mendekati tanah pertanian itu. Nyonya Lang segera memeriksa ke area itu tapi tidak mendengar suara apa-apa. Namun Ia begitu terkejut karena di lapangan berumput itu ia menemukan sesuatu yang ganjil. Di tempat suaminya menghilang terdapat sebuah lingkaran aneh berdiameter kira-kira 20 kaki yang melingkungi rerumputan kering berwarna kuning. Nyonya Lang dapat mendengar suara suaminya beberapa hari kemudian di tempat itu.

Setelah beberapa penyelidikan dilakukan, pemerintahan setempat hanya dapat mencatat, musnahnya David Lang pada sore hari yang cerah tanggal 23 September 1880 dihadapan lima orang saksi, tetap merupakan salah satu misteri yang paling membingungkan dan tak terpecahkan sepanjang zaman. David Lang dinyatakan hilang dari permukaan bumi, kecuali suaranya yang gaib yang kerap kali terdengar di area pertanian itu. Nyonya Lang hidup dalam hati menderita hingga akhir hayatnya

Kisah David Lang populer pada tahun 1950 dan dibahas dalam "Fate Magazine" pada bulan Juli 1953 berjudul "How Lost Was My Father?", dalam sebuah interview oleh Stuart Palmer (1931) dengan Sarah, anak pertama David Lang.

Sarah mengatakan bahwa pada bulan April 1929 ia menerima pesan dari ayahnya yang berkata, "Kini bersama, kini bersama, untuk selamanya, setelah beberapa tahun. Tuhan menyertaimu". Sarah menjelaskan arti dari pesan itu, "Mama dan Papa kini hidup bersama di dunia lain, setelah beberapa tahun mereka terpisahkan dalam mimpi buruk."

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More